FKHMEI regional 9 meliputi daerah Istimewa Yogyakarta dan magelang, dengan beranggotakan seluruh himpunan mahasiswa teknik elektro di DIY dan Magelang. FKHMEI regional IX secara bahasa merupakan singkatan dari forum komunikasi himpunan mahasiswa elektro Indonesia regional IX. Secara pengertian, FKHMEI regional IX berarti pemimpi bersatunya elektro Yogya.
Kami adalah sekelompok mahasiswa biasa. Kami tidak mencari pamor dan pujian. Kami tidak mencari materi. Kami bukan mahasiswa yang sangat professional dalam mengurus organisasi atau event organizer. Kami bukanlah mahasiswa dengan tingkat pengetahuan keilmuan elektro diatas rata-rata. Kami hanya mahasiswa elektro yang bermimipi melihat bersatunya visi mahasiswa elektro, dan berharap adanya pemahaman tentang betapa pentingnya organisasi dan pengalaman sebagai pendukung IPK, serta berharap munculnya idealisme dari dalam hati setiap mahasiswa elektro, untuk membangun peradaban baru di Indonesia, melalui tangan2 para engineer.
Kami mahasiswa elektro yang paham betul bahwa banyak mahasiswa elektro yang tidak memiliki visi dalam hidupnya. Kami paham betul bahwa banyak diantara pembaca yang belum tahu apa yang harus dilakukan di dunia perkuliahan. Kami paham betul bahwa kebanyakan dari pembaca sangat focus memikirkan cara mendapat nilai akademik terbaik. Dan kami sadar, ini adalah kecacatan yg ditimbulkan dari system pendidikan kita, dan kami tidak akan tinggal diam.
-terbayangkan berarti terjangkau-
Kami adalah kelompok mahasiswa elektro yang mau membayangkan langkah-langkah untuk menyatukan elektro Jogjakarta, dan kami sadar, adanya rencana-rencana ini semakin mendekatkan kami ke tujuan utama kami –satunya visi mahasiswa elektro untuk membangun bangsa. Kami berusaha untuk merealisasikan langkah2 nyata kami. Kami tidak akan menyerah walau waktu, jarak, dan kesibukan mahasiswa lainnya menjadi tembok penghalang kami dalam menggapai visi kami.
Kamilah FKHMEI, dan anda –mahasiswa baru teknik elektro, adalah benih-benih penerus kami, dan andalah orang- orang terpilih, sang arsitek peradaban bumi pertiwi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar